Rahasia Wudu dan Energi di tangan

Langkah Pertama : memahami wudu dan pentingnya tangan

oleh Shaykh Hisham al-Kabbani

http://nurmuhammad.com/Meditation/EnergyHealing/Hands/meditationhealingwudu.htm

Allah (swt) menunjukkan kepada kita apa yang baik dan apa yang salah. Dan apa yang benar dijelaskan dengan sangat baik oleh Nabi (s.a.w.), dan apa yang salah dijelaskan dengan sangat baik oleh Nabi (s.a.w.). Dan apa yang memberi kita manfa’at, Nabi adalah yang pertama kali menjelaskan hal itu. Wa ma arsalnaaka illa rahmatan lil `alameen. Apaun yang memberi manfa’at pada kita, dia bertanggung jawab untuk menyampaikannya, atau dia akan diminta tanggung jawabnya mengapa dia menyembunyikan itu.

Allah (swt) mempercayakan kepada Nabi apapun yang Dia ciptakan, dan apapun yang diciptakan Nya dikeluarkan melalui risalah Nabi. Jadi melalui risalah Allah, Nabi (s.a.w.) dapat mencapai setiap orang, baik di masa dia maupun setelah masa dia. Dia adalah yang pertama kali mengajari para Sahaba (r) penggunaan energi dan apa yang tersedia tentang berbagai energi di sekitar kita di dunia ini.

Terdapat banyak cara yang diperlihatkan Nabi s.a.w. kepada kita untuk menyembuhkan, salah satunya dijelaskan di dalam Hadith orang buta yang bertanya  kepada Nabi s.a.w. memulihkan penglihatannya.

Nabi s.a.w. mengajarinya du’a untuk diucapkan, namun dia tidak bilang kepadanya, “Pergilah dan bacalah du’a ini.”

Dia (s.a.w.) berkata kepada orang buta itu, “Langkah pertama adalah ambil air wudhu .” Itu artinya wudhu adalah pembuka bagi penyembuhan setiap penyakit. Jika kamu tidak memiiliki wudhu, upayamu untuk menyembuhkan penyakit itu akan menjadi minimal.

Kemanapun kamu mencapai, level tinggi  perjuangan melawan ego dan mencegah hasrat ego, menggunakan kekuatan itu untuk menghadapi, membangun kekuatan itu untuk lebih besar dan lebih besar lagi, ketika energy negatif menjauh darimu, energy positif meningkat.

Namun dengan wudhu itu akan menjadi berlipat ribuan dan ribuan kali lebih kuat dari biasanya. Jadi Nabi (s.a.w.) berkata, “Pergilah ambil air wudhu.”

Wudhu level pertama

Ketika kamu mengambil wudhu, selain dari adanya niyyat , apakah tindakan pertama? Itu adalah mencuci tangan sampai dengan  pergelangan tangan, dan antara jari jari. Ketika kamu mencuci tangan, itu artinya tindakan yang pertama yang kamu lakukan adalah menggunakan tangan, jadi level pertama energi adalah di dalam tangan.

Itulah sebabnya kamu melihat orang yang mencoba belajar dari dan memungut cara cara Islam, khususnya orang India dan China yang beragama Bhuddism, pertama tama mereka menggunakan tangan mereka sebagai suatu methoda untuk melepaskan energy dari tubuh mereka, karena mereka mengumpulkan energy melalui tubuh mereka seperti sebuah piringan atau sebuah parabola.

Mereka mengumpulkan energies dan melepaskannya melalui tangan mereka. Tubuh bertindak sebagai pengumpul / kolektor energy. Melalui gerakan berbeda mereka berupa latihan keras terhadap tubuh mereka, mereka mulai mendapat energy jenis itu dan mengkonsentrasikannya dan melapaskannya melalui tangan mereka. Untuk menyembuhkan orang sakit. Semua yang mereka gunakan dalam penyembuhan memiliki efek penggunaan energy.

Contoh terbaik mereka ini adalah bedah laser, yang melalui technology modern, menggunakan cahaya laser untuk menyembuhkan penyakit mata dan bahkan kebutaan. Mereka tidak menggunakan alat lagi, hanya lasers.

Jadi orang buta itu, ketika dia bertanya kepada Nabi (s.a.w.), Nabi memberinya sebuah petunjuk bahwa melalui pelepasan energy, kebutaan itu akan menghilang. Empat belas abad yang lalu Nabi s.a.w. menyembuhkan kebutaan melalui energy. Jadi apa yang kita pelajari dari hal ini? Ambillah wudhu, dan bersihkan dirimu.

Itulah sebabnya dia (s.a.w.) berkata, “Senjata yang melindungi kamu dari musuh adalh wudhu.”

Wudhu dapat melepaskan energy dan membakar dengan melalui tangan. Orang buta itu belajar hal itu dan menggunakannya, yang akan kita bicarakan nanti.

 

Gerakan wudhu

Orang tadi melalui banyak gerakan berbeda dan disembuhkan sesaat dari kebutaannya. Jadi ketika kamu mengambil wudhu:

 

Basuh tanganmu dan gosokkanlah;

Gosokkan tangan kanan atas tangan kiri, kemudian tangan kiri atas tangan kanan. Kamu tidak boleh memulai dengan tangan kiri atas tangan kanan; kamu harus memulai dengan tangan kanan atas tangan kiri; kemudian

Bersihkan sela sela jari dan selang selingkan jari tangan kanan dan jari tangan kiri, sehingga jempol kanan berada di kiri dan jempol kiri berada di kanan.

 

Mereka menggunakan metoda penyembuhan ini di kalangan orang Buda tanpa menyadari itu adalah rahasia Islam. Mereka melepaskan energy ini ke daerah tubuh yang bermasalah. Pertama, kamu menggunakan sepuluh jari. Sepuluh (10) adalah kekuatan energy komputer, satu dan nol. Energy itu yang diajarkan Allah kepada programer komputer dialirkan melalui tangan, dan kamu melihat semua kekuatan yang ajaib dari komputer.

Jadi jika komputer itu memiliki kekuatan yang hebat begitu, energy energi itu juga bisa dialirkan untuk proses penyembuhan. Mereka menggunakan itu tanpa memahami mengapa; mereka tidak tahu aspek Islam, yang adalah satu dan nol. Itulah sebabnya jika kamu membuka tanganmu dan membuat garis yang menghubungkan ujung jari, kamu membentuk sebuah lingkaran. Itu adalah lingkaran berdiameter 20 cm.

Jadi tangan mewakili tubuh, dan ketika kamu membuka tangan untuk membuka sebuah lingkaran, seluruh tubuh berada di dalam tangan itu, sebagaimana mereka mengajarkan di dalam reflexology. Melalui berbagai titik di dalam tubuh kamu dapat menyembuhkan. Tingkat yang lebih tinggi di dalam reflexology adalah tidak dengan menyentuh; dalam hal ini, tangan bertindak selaku sebuah penerima dari energy positive, dan ketika tangan dimekarkan seperti sebuah piringan satellite (sebagaimana mereka mengajarkan di dalam penyembuhan Islami), tanpa memikir atau membayangkan, namun memposisikan tubuhmu sebagai sebuah lingkaran lengkap, energy yang terpancar dari alam (cosmos) disalurkan kepadamu dan tubuhmu menerimanya, menyerapnya melalui tubuhmu dan memfokuskannya ke jantung. Ini adalah sebuah teknik meditasi 15-menit yang akan kita bahas nantinya.

Secara symbolis, begitulah bagaimana seluruh tubuh (bertindak) sebagai sebuah lingkaran (parabola) dan tangan sebagai sebuah lingkaran. Tubuh menangkap energy itu, menerimanya dari tangan kiri dan tangan kanan, kemudian meyalurkannya ke seluruh tubuh.

Jadi ketika kamu mulai membasuh tanganmu dan menggosok gosokkan untuk mengaktif kannya, itu adalah tanda (simbol) satu dan nol, dan kamu sedang mengaktifkan kode yang dikaruniakan Allah kepada kita melalui tangan. Inilah sebabnya kita memulai menggosok kannya dengan tangan kanan di atas tangan kiri, kemudian tangan kiri di atas tangan kanan. Jika kamu berdiri di depan sebuah cermin, kamu melihat pada bayangan dirimu kiri adalah kanan dan kanan adalah kiri. Jika kamu berdiri dengan lengan terentang, kamu melihat yang sebaliknya (?). Jika kamu melihat dari sisi yang lain, kiri menjadi kanan dan kanan menjadi kiri. Itu adalah karena kita adalah sebuah bayangan dari hakikat (kebenaran).

Di Surga kiri adalah kanan dan kanan adalah kiri.  Ini artinya kanan harus tunduk kepada kiri, karena di `alam al-arwaah, kanan adalah kiri dan kiri adalh kanan. Di sini di dunya adalah sebaliknya: kanan adalah kiri, sedang di akhira kiri adalah kanan! Di sini di dunya, ketika kita melakukan tawaaf di sekitar Ka’aba Shareef kita bergerak-berlawanan-arah-jarum-jam, bukan searah-jarum-jam, yang adalah bayangan  cermin dari searah-jarum-jam di akhira, dimana kita bergerak dari kiri ke kanan: searah-jarum-jam.

 

Untuk mengaktifkan kekuatan  itu, Allah memberi tahu kita, “Aku mengaktifkan kekuatanmu dari 99 Nama dan Sifat Indahku yang Aku cetak pada kedua tanganmu.”

Menggosokkan dua ranting kayu menghasilkan api. Menggosokkan menghasilkan energi. Dengan menggosok kedua tangan ketika wudhu, air itu mencegah energy untuk mengalir keluar tubuh; air itu membekukan energi itu. Itulah sebabnya disebutkan Silah al-mumin al-wudu (Senjata mukmin adalah wudhu.) Segera setelah kamu menggosokkan tangan, itu menciptakan energy dan dengan menggosokkan di dalam air, itu akan menyimpan energy itu untuk dilepaskan nantinya. Ketika kita menggosokkan tangan kita kita mempersiapkan energy, menyimpannya dan untuk digunakan kemudian melawan musuh.

 

Ketika kita mau menyembuhkan, kita tidak menggunakan air (sewaktu menggosokkan tangan).

Menggunakan air ketika wudhu, kita mengumpulkan dan menyimpan energy. Dalam penyembuhan, kita menggosok tanpa air untuk melepaskan energy tadi. Bagaimana kode itu diaktifkan? Jika kamu melihat pada tangan kananmu disitu terdapat angka 18 dalam Bahasa Arab dan pada tangan kiri ada angka 81. 18 ditambah 81 mewakili 99 Nama Indah Allah, setiap angka tadi terdiri atas angka satu dan angka delapan. Satu dan delapan (18), dan delapan dan satu (81) bersama menjadi 99. Saling ditambahkan menjadi 99 together (18 = 1+8 dan 8+1 = 81) dan kalau ditambahkan terus, kamu mendapat 9.

Ini menjelaskan makna titik sembilan diri, yang mewakili sembilan awliya yang bertanggung jawab atas diri. Sembilan titik ini digunakan di dalam Enneagram; sebuah ajaran dari Asia Tengah, dari masyarakat Naqshbandi, yang telah saya jelaskan pada waktu lalu. Mereka menggunakan ini secara garis linear, meskipun sesungguhnya itu adalah  sebuah lingkaran. Jika kamu berbicara kepada (—-), saya mengajarinya bagaimana menggunakan itu. Mereka punya sembilan titik / peluru yang membentuk seluruh system, seluruh tubuh.

Ketika kamu menggosok jari jari, kamu mengaktifkan 99 Nama Indah Allah, yang pada gilirannya menghidupkan sembilan titik yang berada dalam tubuh kamu. Sebagai contoh kita dapat menyebutkan ketika sembilan titik diaktifkan, si penerima dalam keadaan hidup (on), energy masuk, itu mulai menerima, dan itu dibuat digital dan melepaskan nya sebagai sebuah gambar dan sebuah suara, persis seperti yang kita lihat pada masa kini dengan technology digital.

Begitu juga, tangan adalah lingkaran/parabola, dan ketika kita saling menggosokkan mereka kemudian membuka tangan itu, mereka mulai bertindak seperti  tumpukan lingkaran yang satu di atas yang lain, mengambil/menyerap energy apapun yang mereka terima dan mengelolanya. Itulah sebabnya dalam ilmu bela diri mereka menggunakan tangan, namun mereka tidak memahami mengapa itu adalah energy; mereka tidak mengetahui tentang 99 Nama Indah dan bagaimana mereka dilindungi melalui nama nama itu. Mereka tidak tahu, namun demikian, Allah memberi kepada siapapun yang Dia sukai. Dia membiarkan mereka menggunakan kekuatan itu; mereka tahu terdapat kekuatan  di sana (tangan) namun tidak tahu mengapa. Mereka melakukan gerak cepat dan menggunakan itu untuk membela diri mereka dan membela yang lain dan mengalahkan musuh.

Ketika Nabi (s.a.w.) menyembuhkan mata Sayyidina `Ali, dia s.a.w. membuka hakikat itu kepadanya. Itulah sebabnya melalui energy yang ada di tangannya, dia s.a.w. mampu membawa dunia ke lutut/pangkuan nya, karena energy itulah yang membawa dunia ke pangkuannya.

Jadi ketika kamu mengaktifkan 8 dan 1 serta 1 dan 8 (yang adalah 99 Nama), dalam numerology sembilan sama dengan zero (nihil) dan kamu tidak dapat menambah dengan angka ini, karena dia tidak lagi ada. Itu artinya penyerahan, penyerahan sempurna, ketika kamu mengaktifkan energy itu kamu berada di bawah penyerahan energy ini, menyerah kepada energy Surgawi yang mendatangi.

Menjadi sebatang pengantar untuk energi penyembuhan kosmik Allah.

Kamu tidak lagi melihat dirimu berbuat, namun energi itulah yang beraksi, kamu menjadi nihil. Seperti bepergian di dalam pesawat atau kereta api atau mobil; mereka (kendaraan itu) semua menyerahkan diri kepada orang yang mengemudikannya. Kamu berserah diri kepada energy itu yang mendatangi dan kamu melepaskan nya. Tubuh kamu menjadi seperti sebuah penerima dan sebuah pengilon/cermin. Penerima TV hanya bertindak sebagai penerima yang memantulkan gambaran/bayangan. Bukan mereka lah yang melakukan pekerjaan itu; adalah energy Surgawi yang melakukan pekerjaan itu.

Itu menunjukkan kepada kita seberapa jauh kita dapat melangkah dengan angka angka ini, ketika kita mengaktifkan mereka bersama – 18 itu dan 81 itu ‑ dan pentingnya 18 itu dan 81 itu. Kita akan meninggalkan ini untuk sesi berikutnya.

Mengapa itu 18 dan mengapa itu 81? Ini adalah penting, dan bahkan saya tidak tahu apa yang akan datang. Ini adalah sebuah perkenalan ke pada teknik ini yang berbeda beda yang coba mereka adopsi tanpa mengetahui latar belakangnya, dan bagaimana mereka dapat lebih mempengaruhi melalui penyembuhan mereka.

Jadi setelah menggosokkan tangan dan menyelenggarakan pelepasan energy, kamu masih berakhir pada 9. (Di sini 18 dan di sini 81. Jumlahkan mereka dan kamu mendapatkan 99. Jumlahkan 9 dan 9, kamu mendapatkan 18. Jumlahkan 1 dan 8, kamu mendapatkan 9. Jadi kamu mengaktifkan 9.)

Ketika kamu menggosokkan dan mengaktifkan sembilan itu, sekarang kamu mengalirkan air (jika kamu uji/perhatikan, mereka yang tahu bagaimana mengambil wudhu, tidak semua orang mengetahui tentang saling menyilangkan jemari), maka kamu mengaktifkan 10 (jari). Sepuluh (10) itu dan sembilan itu, menjadi 19. Dan akhir akhir ini mereka mendapati bahwa setiap ayat dalam al Qur’an Karim adalah pada 19. Dan 19 itu, wa yahmilu arsh arrahmani yawmadhin thamaaniyya. “…dan delapan akan, pada Hari itu, memanggul Singgasana (Arsy) Tuhan mu di atas mereka. (69:17) Dan mereka yang memegangi Neraka adalah 19.

Neraka adalah energy, jadi itu adalah kekuatan energy. Kamu mengaktifkan energy negatif untuk menyembuhkan energy negatif. Kamu memerlukan racun untuk menyembuhkan racun – itulah sebabnya mereka menggunakan antibiotik.  Sembilan belas (19) itu  adalah jumlah malaikat yang bertanggung jawab atas Neraka. Jadi kamu menggunakan energy negatif  yang datang dari mereka. Jika kamu mengkalikan negatif (dengan negatif) kamu mendapatkan positif. Kamu menyembuhkan penyakit dengan api yang datang dari Neraka.

Ketika energy itu dilepaskan, itu memecahkan racun dalam system secara sempurna. Itulah caranya bagaimana kamu mengaktifkan 19 itu sekalian. Delapan (8) itu, yang terkait dengan 8 yang di sini, 1 itu dan 8 itu dan 8 itu dan 1 itu.

Ketika Singgasana Allah datang pada Hari Pengadilan, delapan malaikat memanggulnya. Itu artinya mereka memanggul 1 itu; delapan 8 memanggul 1. Allah mengungkapkan itu di tangan kita. Kamu juga mengaktifkan energy baik ketika kamu melepaskannya. Setelah kamu menghancurkan energi negatif dengan energy negatif, kamu mau memakaikan mereka dengan 8 itu dan 1 itu (energy baik, Surgawi ). Itulah sebabnya orang yang sakit itu lalu merasa kuat dan bahwa mereka telah disembuhkan.

Ketika kamu mengaktifkan energy Surgawi dengan menggosokkan tangan, kamu mengaktifkan angka sembilan; itu adalah penyerahan diri sempurna. Kini kamu membiarkan tubuhmu untuk tunduk kepada energy kosmik yang kamu terima, yang adalah energy ganas.

Ketika kamu mengaktifkan angka 10 kamu mengaktifkan energy itu. Energy negatif ini tidaklah buruk karena itu adalah kekuatan negative, dan kamu mengalahkan musuh menggunakan alat musuh itu sendiri. Sebuah contoh dari ini adalah energy dari Matahari, yang adalah sebuah energy ganas dan pada saat yang sama itu adalah energi penyembuh dan berguna. Kamu menggunakan negative untuk menyembuhkan negative, untuk menghancurkan nya. Dengan cara ini, kamu meninggalkan mereka tanpa apa apa, dan kemudian mengaktifkan 8 dan 1.

Insha`Allah kami akan melanjutkan dengan lebih banyak soal penyembuhan.

Bi hurmat al-habib bi hurmat al-Fatiha.

 

About kekji

i am nothing and will stay that way. i live only to serve Allah SWT
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s