Lingkaran Setan dan Lingkaran Kebaikan

Allahuma shali ala Muhammad wa ala ali Muhammad wa salam. Al Fatiha.

Vicious Circle and Virtuous Circle

Pernah dengar kan tentang Lingkaran Setan? Sekali kita berbohong kita harus berbohong lagi untuk menutupi kebohongan pertama dan seterusnya. Bagaimana kita lepas dari lingkarang setan? Jangan didobrak, itu mungkin malah akan membuat kita bingung atau tidak merasa kalau makin terperosok.Bagaimana langkah alternatifnya?

Kita harus segera memulai membuat lingkaran kebaikan, betapapun kecilnya. Apakah lingkaran kebaikan  itu? Ingat tentang analogi Allah diberi simbol angka 1, yaitu Sumber Kebaikan Tak Berhingga  dan Muhammad diberi simbol angka 0, yaitu Perfect Sink atau tempat sempurna untuk mengirim? Allah memuliakannya dengan selalu mengiriminya shalawat melebihi siapapun lainnya, dia tetap saja 0. Atau dalam bentuk simbol 0/1 = 0. Jadi kalau kita memohon Allah dengan memunggahkan (up load) Allah Allah ke dalam jantung kita, lalu kitapun mengirim shalawat kepada Mauhammad s.a.w. sebagaimana apa yang dikirimkan Allah (tanpa tahu apa persisnya yang dikandung shalawat itu) terjadilah apa yang disebut lingkaran kebaikan itu. Lingkaran ? Dimana menyambungnya? Bukankah Muhammad selalu kembali kepada Allah?

Jadi seluruh proses di alam semesta ini selalu berbentuk thawaf. Berbentuk lingkaran. Lingkaran lingkaran kecil. Dan lingkaran lingkaran besar. Raga kita yang terdiri atas triliunan sel, dan sel terdiri atas molekul molekul. Dan molekul dibentuk dari atom atom. Dan di ujungnya atom terdiri atas inti atau nukleus dan elektron yang berputar putar mengelilingi inti. Tanpa elektron yang berputar mengelilingi inti itu, tidak akan ada diri kita. Dan kalau kita melestarikan selalu hadirnya lingkaran kebaikan yang melewati diri kita, maka dengan sendirinya lingkaran  setan yang menyambar kita akan putus dengan sendirinya.

Dan dengan terbentuknya lingkaran kebaikan yang melewati diri kita, pasti akan menimbulkan induksi kebaikan di sekitar diri kita, yang mungkin saja kita tidak tahu dalam bentuk apa. Inilah mungkin  yang dimaksud dengan Allah memberikan pertolongan dalam bentuk atau dari arah yang tidak kita ketahui sebelumnya.

Ampunkan kami ya Allah yang telah mendzalimi diri kami sendiri. Bi hurmati habib. Al Fatiha.

Salam

Sutono saimun joyosuparto

11 Juli 2010

About kekji

i am nothing and will stay that way. i live only to serve Allah SWT
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s